cantabile5


***
            “..begitulah” ucap Anzu mengakhiri ceritanya namun Yatsu di sebelahnya tidak bergeming maupun memberikan tanggapan ia hanya melongo dengan mulutnya yang terperangah heran.
            “jangan menatapku begitu dong Yatsu”protes Anzu, ini semua kan akibat dari kejadian yang tidak di inginkan juga.
            “kalau sudah seperti ini, aku juga bingung bagaimana harus menolongmu” di ikuti oleh helaan nafas yang berat dari Yatsu semerta makin menurunkan semangat Anzu.
            “tapi mana mungkin kamu tidak datang ke menonton pertandingan Yuki kan? Untuk orang yang selalu jadi incaran wanita dan salah satu pemain baseball yang berpengaruh di sekolah, dia benar-benar mau bersusah payah menyisakan tempat duduk untukmu di barisan paling depan yang sudah pasti penuh sesak setiap kali pertandingan “ Yatsu mulai menganalisa dengan raut wajahnya yang mendadak berubah seperti detektif, dalam hati Anzu terkekeh melihat perilaku Yatsu yang berlebihan itu tetapi apa yang di katakannya ada benarnya juga.
            “aku tahu, tetapi..”
            “ setidaknya Yuki teman dekat Akira kan, tidak ada salahnya mencoba” hibur Yatsu
            “iya, aku akan coba datang” ucap Anzu akhirnya
            “ kamu sudah tahu kapan waktunya?”
Anzu menggeleng pasrah bahkan menonton pertandingan sebelumnya saja belum pernah, Yatsu juga tampak begitu namun ia segera merubah suasana
            “itu bisa kita urus nanti, sekarang pikirkan saja dulu bagaimana cara untuk memberikan coklatmu itu, semakin siang nanti bisa-bisa meleleh karna panas” khawatir Yatsu
            “aku..akan memberikannya langsung setelah pulang sekolah”
            “bagus kalau begitu,aku mendukungmu. Ganbatte!”
            “ganbaru!” balas Anzu tak kalah semangat
Akira apa yang sedang kamu pikirkan?
Coklat ini, bagaimanapun ia adalah perasaanku.
Anzu menatap gedung sebelah di lantai teratas, itu ruangan musik yang selalu di sukai Anzu. Selalu ada musik yang indah dari sana,mungkin anak kelas music yang memainkannya
Kini, bahkan terdengar sebuah lagu dengan ritme yang begitu bersemangat.
“Apa Akira yang memainkanya.. ah, menyenangkan sekali” Anzu menopang dagunya dengan tenang, bayangan Akira masih memenuhi kepalanya.

***

Musik terbaik adalah
Apa yang mengalir begitu saja di hatimu
Yang menciptakan hangat dan melegakan
Terkadang ia hanya terdiri dari beberapa kalimat
Yang di ucapkan oleh orang yang kau harapkan

***

Share:

0 komentar